Trik Online
Sumber trik-tips-info dunia internet!
Sumber trik-tips-info dunia internet!
Aug 11th
Apa kabar para pengunjung semua, semoga dalam keadaan sehat wal’afiat.
Saya di sini cuma ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah shaum bagi umat muslim di seluruh dunia. Semoga shaum Ramadhan kita semua di tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan manfaatnya dapat terus terasa walaupun bulan suci ini berakhir. Semoga kita semua diberi umur yang cukup untuk dapat menamatkan shaum kita di bulan ini dan bertemu kembali di Ramadhan tahun depan
Sedikit pesan dari saya, selama shaum usahakan jangan meninggalkan sahur dan segerakan berbuka bila telah tiba waktunya, karena kedua hal itu merupakan sebagian dari keutamaan di bulan Ramadhan. Jadi jangan sampai kita merasa bangga bila tidak sahur tapi mampu berpuasa penuh karena itu berarti kita menyia-nyiakan salah satu keutamaan shaum.
Jangan lupa juga untuk banyak beramal, berdoa, dan rajin shalat tarawih. Doakan saya juga supaya bisa shaum dan shalat tarawih full selama sebulan ya
Tetap semangat!
Jul 17th
Mungkin kamu sering dengar bermacam-macam istilah speaker untuk mendengarkan musik, contohnya headset, headphone, earphone, dan backphone. Bedanya apa sih? Nah mari disimak.
Kalau untuk saya sendiri, saya mulai dengan Headset. Headset berarti ‘perlengkapan kepala’, dalam hal ini adalah perlengkapan untuk mendengarkan musik. Nah saya membagi headset menjadi 3 tipe yaitu:
Headphone: sesuai namanya, ada kata ‘head’ yang berarti kepala, ini adalah tipe yang penggunaannya dipasang di kepala seperti bando. Biasanya memiliki diameter speaker yang besar dan paling nyaman digunakan. Cocok untuk digunakan saat santai di rumah untuk bermain game serta mendengarkan musik dari laptop atau PC, tidak efisien untuk dibawa bepergian. Namun harganya biasanya relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan speaker lain dengan kualitas suara yang sama.
Backphone: sesuai namanya lagi, ada kata ‘back’ yang berarti belakang, ini adalah tipe yang penggunaannya dipasang ke bagian belakang kepala dan bagian speakernya dikaitkan ke telinga sehingga tidak jatuh. Rata-rata memiliki diameter speaker tengah-tengah, di bawah headphone di atas earphone. Biasanya tipe seperti ini dicari karena modelnya yang stylish dan tidak besar sehingga relatif mudah untuk dibawa bepergian. Istilah backphone mungkin jarang terdengar dan sebagian orang menyebut tipe ini sebagai headphone atau earphone karena memang mirip keduanya juga. Ya suka-suka aja
Earphone: lagi-lagi sesuai namanya, ada kata ‘ear’ yang berarti telinga, ini adalah tipe yang speakernya langsung dipasang masuk ke telinga. Ukuran speakernya kecil dan sangat mudah untuk dibawa bepergian. Tipe seperti ini biasanya lebih murah dibanding backphone dan headphone.
Earphone secara umum terbagi menjadi 2, yaitu earbuds dan IEM (In Ear Monitoring). Earbuds merupakan tipe yang paling umum digunakan yang langsung ditempel di bagian luar telinga. Sedangkan IEM adalah tipe yang moncongnya biasanya bulat dan dimasukkan ke dalam telinga sedikit lebih dalam. Untuk mengetahui lebih dalam perbedaan dan untung ruginya akan saya terangkan di postingan lain lagi
Oh iya kalau masalah harga sangat-sangat bervariasi ya, tergantung merk dan fitur masing-masing barang. Jadi tidak selalu earphone lebih murah dari headphone. Itu hanya rata-rata saja dan dibandingkan dengan kondisi kualitas suaranya sama.
Jadi kalau kamu ingin membeli sebuah headset, pikir-pikir dulu seperti apa jenisnya dan lebih baik cari review orang-orang dulu dari teman-teman kamu atau dari internet. Soalnya nyatanya banyak yang harganya murah tapi kualitas lebih bagus daripada yang harganya lebih mahal.
Kalau untuk merk yang lumayan terkenal adalah Sennheiser (yang ini juga terkenal mahalnya namun kualitas sangat bagus
) , Philips, Mix, Ipod, Samsung, Creative, dll.
Semoga bermanfaat!
Jul 4th
UPDATE Agustus 2010: Mohon maaf, diskon sudah habis.. kalau ada yang masih berminat silakan memberi komentar, akan saya beri pertimbangan khusus
Mau mendapat penghasilan online dari dunia internet? Mau tahu trik-trik yang bisa kamu gunakan dalam berbisnis online? Mau belajar dari video tutorial dalam berbisnis internet? Dan masih banyak yang lainnya, sekarang saatnya kamu bergabung bersama Rahasia Panas!
Saya akan memberikan diskon besar kepada para pembaca setia Trik Online. Kamu bisa mendapatkan produk ini dengan harga murah. Saya akan memberikan diskon sebesar Rp52.000 tanpa syarat! Namun terbatas hanya untuk 15 orang dan itu pun hanya berlaku selama bulan Juli 2010. Kalau mau tahu lebih detil tentang Rahasia Panas dan diskonnya, silakan kunjungi halaman ini.
Ayo jadikan diri kamu sebagai 1 dari 15 orang yang beruntung, jangan sia-siakan kesempatan ini
Jun 5th
Di postingan kali ini saya ingin berbagi software untuk temen-temen blogger.
yang akan saya bagikan di sini adalah Artisteer. Mungkin sebagian dari para pembaca sudah mengetahui, sudah punya, bahkan mungkin
menggunakannya. Tapi tidak apa-apa, karena pasti masih ada yang belum tahu
Apakah Artisteer itu?
Artisteer adalah sebuah software yang memungkinkan kita untuk mendesain tema (theme) blog sendiri. Theme yang dibuat di sini bisa digunakan untuk WordPress, Blogspot, dan yang lainnya. Software ini sangat berguna untuk kamu yang ingin memiliki blog dengan theme yang paling mendekati dengan selera kamu sendiri. Interface software ini mirip seperti Microsoft Office 2007 dan cukup mudah untuk digunakan. Sayangnya, software ini tidak free
Tapi buat kamu yang benar-benar ingin mencobanya (dan tidak keberatan untuk menggunakan software tidak gratis secara gratis
), saya akan memberikan linknya di bawah.
Berikut adalah step by step untuk menginstallnya:
Nah berikut ini adalah alamat untuk mendownload program tersebut melalui ziddu.
http://www.ziddu.com/download/8066620/Artisteer2.3.0.21098.rar.html
Nama program: Artisteer
Versi: 2.3.0.21098
Size: 61 mb
Maaf filenya mungkin agak besar dan sebenarnya sekarang sudah ada versi yang 2.4, saya belum menemukan link yang gratisnya, tapi katanya tidak ada perbedaan yang mencolok ko.
Oke, selamat membuat theme sendiri!
May 28th
Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!
Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai : www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
1. Masuk ke http://www.google.com/webmasters/tools, bila belum login akun Google, nanti kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu
2. Daftarkan kedua situs kamu dengan cara memlih Add a site…, lalu tulis alamat situs kamu. Contohnya www.trik-online.com dan trik-online.com
3. Verify kedua situs kamu. Saya sendiri melakukannya dengan meng-copy kode meta tag yang diberikan dan mem-paste-kannya di script situs saya di antara tag <head> dan </head> (hal ini cukup dilakukan sekali saja, toh mau pakai www ataupun tidak, script situs kita cuma satu itu saja). Bila sudah, klik Verify
4. Pilih salah satu domain kamu dan kamu akan masuk ke dalam Dashboard. Di sini, klik Site Configuration, lalu Settings
5. Di segmen Preferred domain, pilih sesuai keinginan kamu, apakah kamu ingin situs kamu dikenal dengan awalan www atau non-www. Dalah hal ini saya memilih ‘Display URLs as trik-online.com’ sehingga situs saya akan dikenal sebagai trik-online.com, tanpa awalan www.
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!