Sumber trik-tips-info dunia internet!
Archive for January, 2010
Tips Bagaimana Cara Memilih Jasa Hostingan yang Baik
Jan 29th
Dalam memilih jasa hostingan, ada baiknya bila kita tidak memilih secara sembarangan. Karena kalau kita salah memilih, uang kita atau mungkin hasil jerih payah kita untuk membuat situs kita menjadi yang terbaik pun dapat pupus di tengah jalan
Nah, berikut ini adalah tips-tips yang dapat saya berikan dalam memilih jasa hostingan, silakan disimak!
1. Pilihlah hostingan yang berbayar
Khusus untuk kamu yang serius ingin membuat sebuah situs atau blog yang akan digunakan untuk hal-hal yang penting, saya sarankan lebih baik gunakan hostingan yang berbayar karena fasilitas yang kita dapat dari hosting berbayar akan lebih lengkap dan pelayanannya pun akan lebih baik (bila kamu memilih jasa hostingan yang tepat)
2. Pilihlah situs yang terpercaya
Ada sangat banyak sekali situs yang menawarkan jasa hostingan kepada kita. Tapi jangan salah, di antara sekian banyak penjual jasa tersebut, ada sangat banyak yang pelayanannya kurang atau tidak memuaskan. Misalnya, baru beberapa minggu atau beberapa bulan kita sewa, tiba-tiba hostingannya putus sehingga situs kita tidak dapat diakses. Selain itu si penjual jasanya sangat sulit dihubungi dan tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut sehingga ujung-ujungnya situs kita hilang dan uang kita pun melayang percuma. Untuk mencegah hal tersebut, kita harus meneliti dahulu di mana kita dapat menyewa hostingan yang dapat dipercaya.
3. Jangan termakan rayuan dengan harga yang murah
Saya pernah menemukan penjual jasa hostingan yang harganya sangat murah sampai saya sempat berpikir dalam hati “Oke, saya akan menyewa di sini”. Untung sebelum saya benar-benar membulatkan hati untuk menyewa di situs itu, saya mengecek pendapat orang-orang dengan cara search di google. Saya menemukan banyak keluhan dari para pengguna jasanya yang berakhir dengan penyesalan. Itu tidak hanya terjadi pada satu situs. Banyak harga hostingan yang murah namun pelayanannya parah.
4. Pilihlah paket yang sesuai dengan kebutuhan
Bila kita baru memulai untuk membuat blog, kita tidak perlu menyewa hostingan dengan space yang terlalu besar yang perlu bayar mahal. Pilihlah hostingan yang cukup-cukup saja. Misalkan seperti saya yang masih pemula dan baru pertama kali membuat blog berbayar, saya tidak perlu menyewa hostingan yang spacenya sampai 1GB kan. Yang saya beli hanya 100 MB (dan itupun masih baru terpakai 20 MB lebih sedikit
).
5. Pilihlah lokasi server sesuai target pengunjung
Dalam menyewa hostingan, kita dapat memilih antara Web Hosting IIX, USA, atau SG (tidak semua penjual jasa hostingan memiliki ketiga hal ini). Web Hosting IIX (Indonesia Internet Exchange) lebih cocok digunakan untuk website yang sasaran pengunjungnya adalah orang Indonesia. Hal ini dikarenakan dalam Web Hosting IIX, komputer server yang digunakan ada di Indonesia sehingga website tersebut akan lebih cepat diakses dari dalam Indonesia. Web Hosting SG memiliki server di Singapura, lebih cocok digunakan untuk pengunjung yang berasal dari Asia Tenggara dan Australia. Web Hosting USA akan lebih cocok digunakan untuk website yang sasaran pengunjungnya adalah seluruh dunia karena komputer servernya berada di Amerika. Jadi jika memang diminta untuk memilih, pilihlah sesuai kebutuhan.
Sip, itulah tips-tips yang dapat saya berikan, kalau ada yang ngga setuju, ada tambahan tips, atau yang lainnya, silakan memberi komentar di bawah ya! Mari kita saling berbagi ilmu
Incoming search terms for the article:
Apa itu Web Hosting?
Jan 26th
Sebagian besar orang pasti udah pernah denger kata ‘web hosting’. Nah, buat yang belom pernah denger dan yang belum tau maksudnya, di postingan kali ini saya akan menjelaskannya.
Website merupakan kumpulan file yang ada pada sebuah komputer server yang terhubung ke internet. Jadi, ketika kita masuk suatu website, sebenarnya kita hanya terhubung ke suatu server yang menampilkan file yang ingin kita lihat. Nah, memindahkan dan menyimpan file di server itulah yang kita sebut sebagai web hosting.
Ok, dari penjelasan di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya web hosting bisa kita lakukan dengan komputer sendiri asal nyambung ke internet kan? Benar! Kalo gitu kenapa banyak orang yang tetep make jasa hosting yang terkadang mesti bayar mahal? Soalnya pada akhirnya dengan hosting make komputer sendiri, ujung-ujungnya malah akan lebih mahal. Supaya komputer bisa dipake buat sebagai server, komputer tersebut harus mempunyai spesifikasi yang sangat tinggi dan harus selalu online. Kebayang kalo komputer server itu speknya cupu, bisa-bisa buat buka halaman yang biasa aja sampe bermenit-menit.
Nah dengan menggunakan jasa web hosting yang tersebar banyak di internet, biaya yang kita keluarkan akan lebih murah daripada membeli server sendiri dan kita juga tidak perlu repot untuk merawat server kita. Penyedia jasa web hosting memiliki perlengkapan hardware, software, bandwidth, dan servis teknis yang kita butuhkan tanpa perlu kita lakukan sendiri.
Jika dihubungkan dengan domain, keduanya akan saling berkaitan. Bila diumpamakan, domain adalah sebuah alamat rumah dan hosting adalah rumahnya. Kalau hanya ada alamat rumah, tidak akan ada yang bisa dikunjungi, sedangkan kalau hanya ada rumah, tidak ada jalan yang bisa diakses. Begitu pula domain dan hosting. Bila hanya ada domain, tidak akan ada yang bisa ditampilkan, dan bila hanya ada hosting, tidak ada alamat yang bisa mengakses halaman yang dicari.
Sip, semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan para pembaca
Incoming search terms for the article:
- apa itu web hosting
- apa itu webhosting
- apa itu web hosting?
- tentang web hosting
- apa itu webhost
- web hosting apa itu
- penjelasan tentang web hosting
- Important Warning You most likely want
- cache:d_xVhUVPFh4J:trik-online com/tips-memberi-dan-memilih-nama-domain-yang-baik/ trik memberi nama blog
- membuka jasa web hosting tips trik
Tips Memberi dan Memilih Nama Domain yang Baik
Jan 11th
Dalam memberi nama domain alangkah baiknya bila dipikirkan masak-masak terlebih dahulu. Kesalahan memberi nama domain dapat memberikan penyesalan di masa depan layaknya memberi nama seorang bayi
Nah, ini adalah beberapa tips pemberian nama domain yang baik:
1. Utamakan memilih domain dengan TLD .com
.com adalah yang paling populer di dunia sehingga menjadi pilihan yang paling utama. Tapi kalau udah diambil orang lain, kamu bisa memilih .net atau .org sebagai alternatif. Tiga TLD yang telah disebutkan tadi merupakan yang paling populer digunakan, namun tetap .com yang paling utama. Harga ketiga TLD itu pun rata-rata sama aja.
2. Pilihlah nama yang mewakili tema situs kita, nama perusahaan, atau produk
Seperti blog saya ini trik-online.com. Nama domainnya masih berhubungan dengan isinya, yaitu trik di dunia online atau internet. Yah, setidaknya masih ada hubungannya
Jangan sampai nama domainnya dunia-anak.com tapi isinya mengenai politik, kan jadi aneh.. Bisa juga menggunakan nama perusahaan kamu, misalnya perusahaanmu PT. Madjoe Moendower, kamu bisa menggunakan domain majdoemondower.com. Atau kamu punya produk Sabun Colok, gunakan sabuncolok.com.
Yah, intinya seperti itu.
3. Hindari penggunaan nama kamu sendiri (kecuali kalau namamu terkenal)
Coba aja bayangin, kalau nama saya dijadikan domain, jadinya senotertiyantono.com, pasti sangat sedikit yang tahu dan mencari kata itu melalui search engine -_-‘ Tapi kalau nama kamu terkenal boleh-boleh aja sih. Misalkan michaeljackson.com, mungkin masih banyak yang mencarinya. Tapi saran saya sih, utamakan menggunakan nama domain yang mewakili tema situs kita.
4. Beri nama yang mudah dibaca, diingat, dan diucapkan
Kadang-kadang kita harus memberitahu nama domain kita ke orang lain melalui ucapan atau verbal. Kalau nama domain kita berisi kata yang ambigu akan susah dibaca, diingat, dan didengar sehingga bisa-bisa orang enggan masuk karena malas menulis alamatnya atau sebenarnya ingin masuk tapi lupa nama domainnya
5. Jangan terlalu panjang
Usahakan maksimal 3 kata. Jika terpaksa lebih, kita bisa menggunakan singkatan. Namun, dalam menggunakan singkatan juga harus hati-hati karena biasanya singkatan susah diucapkan dan diingat.
6. Gunakan tanda hubung ( – )
Kita bisa menggunakan tanda hubung dalam penamaan domain kita. Jadi kalau kamu ingin memberi nama domain iloveu.com, tapi ternyata sudah terpakai orang lain, maka i-love-u.com bisa menjadi alternatif yang baik.
7. Gunakan kata yang bersinonim
Kita pakai contoh yang tadi, misalkan iloveu.com dan i-love-u.com sudah terpakai, kita bisa menggunakan sinonimnya, misalnya iloveyou.com atau i-love-you.com.
Yup, itulah tips pemberian nama domain dari saya. Kalau dari para pembaca ada yang tidak setuju atau ada yang punya tips lain, di-share aja di komentar ya, kita diskusiin bareng-bareng
Di postingan selanjutnya saya akan menjelaskan apa itu hosting. Jadi jangan sampai ngga baca ya
Incoming search terms for the article:
Apa itu Domain?
Jan 9th
Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer. Sebuah komputer yang terhubung dengan internet mempunyai alamat berupa sederet angka yang disebut IP address (IP = Internet Protocol) misalnya 127.205.12.34. Untuk mempermudah dan memperjelasnya maka digunakanlah domain, karena daripada mengingat deretan angka akan lebih mudah mengingat alamat situs bukan? Misalnya http://facebook.com atau http://trik-online.com.
Domain terdiri dari beberapa level:
1. TLD (Top Level Domain) adalah deretan kata yang mengikuti nama domain. Contohnya seperti ini:
- .com = situs yang bersifat komersial
- .edu = situs pendidikan
- .gov = situs pemerintah
- .net = situs dari organisasi yang bergerak di bidang jaringan
- .org = situs organisasi nonkomersil
- .info = situs bagi para penyedia informasi
- .store = situs bisnis yang khusus menawarkan barang
- .arts = situs aktivitas budaya dan hiburan
- .nom = situs individual
- .biz = situs bisnis
- .aero = situs khusus untuk industri transportasi udara
- .pro = situs bagi profesional seperti akuntan, pengaracara, dokter, dan profesi lainnya.
- .mil = situs militer
Ada juga yang disebut dengan ccTLD (Country Code Top Level Domain) yaitu TLD lokal untuk negara tertentu, misalnya .uk (Inggris), .my (Malaysia), dan .id (Indonesia). Di samping itu, setiap negara mempunyai subdomain sendiri pula. Untuk indonesia misalnya, co.id, web.id, go.id, ac.id, dan lain-lain.
2. SLD (Second Level Domain) adalah nama domain yang biasanya kita daftarkan. Kita ambil contoh trik-online.com. Jadi trik-online adalah SLD dan .com adalah TLD
3. Third Level Domain atau subdomain adalah nama yang diikuti oleh SLD. Kita ambil contoh untuk situs trik-online.com. Saya bisa menambahkan nama lain sebelum trik-online, misalkan super.trik-online.com (belum saya buat tapinya
)
Tidak semua TLD bisa digunakan sembarangan. Misalnya .co.id, .mil, .gov, .ac.id. Untuk dapat menggunakannya kita memerlukan izin khusus dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Sedangkan untuk TLD yang lain seperti .com, .net, .org, dan lainnya, bisa kita buat dengan membelinya di pelayanan pembuat domain. Biasanya kita dikenakan biaya per tahun setiap domain yang kita beli. Contohnya untuk domain .com, rata-rata kita harus membayar sekitar Rp 80.000 – Rp 150.000 setiap tahunnya. Harganya bisa lebih atau kurang tergantung kebijaksanaan si penyedia jasa. Namun standar untuk .com sekitar Rp 100.000, lebih dari itu termasuk mahal, dan kurang dari itu termasuk murah.
Sip, udah mulai ada pencerahan mengenai domain kan? Untuk mengetahui lebih dalam mengenai domain, ikuti terus blog ini karena di 2 postingan selanjutnya saya akan membeberkan tips untuk pembuatan domain bagi pemula. Yang pertama saya akan memberi tips dalam pemberian nama domain dan yang kedua saya akan memberi tahu bagaimana cara memiliki domain sendiri, baik gratisan maupun berbayar. Jadi jangan sampai ketinggalan!
Incoming search terms for the article:
Trik Online sudah Dofollow!
Jan 7th
Blog ini udah saya ubah jadi dofollow!
Ternyata defaultnya template wordpress tuh nofollow yah, telat nyadar.. Tapi sekarang udah diubah jadi dofollow, jadi ayo mulai kasih komentar











