Domain
Menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan domain.
Apakah Perbedaan antara www dan non-www?
15Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
- Masuk ke http://www.google.com/webmasters/tools, bila belum login akun Google, nanti kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu
- Daftarkan kedua situs kamu dengan cara memlih Add a site…, lalu tulis alamat situs kamu. Contohnya www.trik-online.com dan trik-online.com
- Verify kedua situs kamu. Saya sendiri melakukannya dengan meng-copy kode meta tag yang diberikan dan mem-paste-kannya di script situs saya di antara tag <head> dan </head> (hal ini cukup dilakukan sekali saja, toh mau pakai www ataupun tidak, script situs kita cuma satu itu saja). Bila sudah, klik Verify
- Pilih salah satu domain kamu dan kamu akan masuk ke dalam Dashboard. Di sini, klik Site Configuration, lalu Settings
- Di segmen Preferred domain, pilih sesuai keinginan kamu, apakah kamu ingin situs kamu dikenal dengan awalan www atau non-www. Dalam hal ini saya memilih ‘Display URLs as trik-online.com’ sehingga situs saya akan dikenal sebagai trik-online.com, tanpa awalan www.
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!
Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai : www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
1. Masuk ke http://www.google.com/webmasters/tools, bila belum login akun Google, nanti kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu
2. Daftarkan kedua situs kamu dengan cara memlih Add a site…, lalu tulis alamat situs kamu. Contohnya www.trik-online.com dan trik-online.com
3. Verify kedua situs kamu. Saya sendiri melakukannya dengan meng-copy kode meta tag yang diberikan dan mem-paste-kannya di script situs saya di antara tag <head> dan </head> (hal ini cukup dilakukan sekali saja, toh mau pakai www ataupun tidak, script situs kita cuma satu itu saja). Bila sudah, klik Verify
4. Pilih salah satu domain kamu dan kamu akan masuk ke dalam Dashboard. Di sini, klik Site Configuration, lalu Settings
5. Di segmen Preferred domain, pilih sesuai keinginan kamu, apakah kamu ingin situs kamu dikenal dengan awalan www atau non-www. Dalah hal ini saya memilih ‘Display URLs as trik-online.com’ sehingga situs saya akan dikenal sebagai trik-online.com, tanpa awalan www.
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!
Tips Memberi dan Memilih Nama Domain yang Baik
19Dalam memberi nama domain alangkah baiknya bila dipikirkan masak-masak terlebih dahulu. Kesalahan memberi nama domain dapat memberikan penyesalan di masa depan layaknya memberi nama seorang bayi
Nah, ini adalah beberapa tips pemberian nama domain yang baik:
1. Utamakan memilih domain dengan TLD .com
.com adalah yang paling populer di dunia sehingga menjadi pilihan yang paling utama. Tapi kalau udah diambil orang lain, kamu bisa memilih .net atau .org sebagai alternatif. Tiga TLD yang telah disebutkan tadi merupakan yang paling populer digunakan, namun tetap .com yang paling utama. Harga ketiga TLD itu pun rata-rata sama aja.
2. Pilihlah nama yang mewakili tema situs kita, nama perusahaan, atau produk
Seperti blog saya ini trik-online.com. Nama domainnya masih berhubungan dengan isinya, yaitu trik di dunia online atau internet. Yah, setidaknya masih ada hubungannya
Jangan sampai nama domainnya dunia-anak.com tapi isinya mengenai politik, kan jadi aneh.. Bisa juga menggunakan nama perusahaan kamu, misalnya perusahaanmu PT. Madjoe Moendower, kamu bisa menggunakan domain majdoemondower.com. Atau kamu punya produk Sabun Colok, gunakan sabuncolok.com.
Yah, intinya seperti itu.
3. Hindari penggunaan nama kamu sendiri (kecuali kalau namamu terkenal)
Coba aja bayangin, kalau nama saya dijadikan domain, jadinya senotertiyantono.com, pasti sangat sedikit yang tahu dan mencari kata itu melalui search engine -_-‘ Tapi kalau nama kamu terkenal boleh-boleh aja sih. Misalkan michaeljackson.com, mungkin masih banyak yang mencarinya. Tapi saran saya sih, utamakan menggunakan nama domain yang mewakili tema situs kita.
4. Beri nama yang mudah dibaca, diingat, dan diucapkan
Kadang-kadang kita harus memberitahu nama domain kita ke orang lain melalui ucapan atau verbal. Kalau nama domain kita berisi kata yang ambigu akan susah dibaca, diingat, dan didengar sehingga bisa-bisa orang enggan masuk karena malas menulis alamatnya atau sebenarnya ingin masuk tapi lupa nama domainnya
5. Jangan terlalu panjang
Usahakan maksimal 3 kata. Jika terpaksa lebih, kita bisa menggunakan singkatan. Namun, dalam menggunakan singkatan juga harus hati-hati karena biasanya singkatan susah diucapkan dan diingat.
6. Gunakan tanda hubung ( – )
Kita bisa menggunakan tanda hubung dalam penamaan domain kita. Jadi kalau kamu ingin memberi nama domain iloveu.com, tapi ternyata sudah terpakai orang lain, maka i-love-u.com bisa menjadi alternatif yang baik.
7. Gunakan kata yang bersinonim
Kita pakai contoh yang tadi, misalkan iloveu.com dan i-love-u.com sudah terpakai, kita bisa menggunakan sinonimnya, misalnya iloveyou.com atau i-love-you.com.
Yup, itulah tips pemberian nama domain dari saya. Kalau dari para pembaca ada yang tidak setuju atau ada yang punya tips lain, di-share aja di komentar ya, kita diskusiin bareng-bareng
Di postingan selanjutnya saya akan menjelaskan apa itu hosting. Jadi jangan sampai ngga baca ya
Apa itu Domain?
7Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer. Sebuah komputer yang terhubung dengan internet mempunyai alamat berupa sederet angka yang disebut IP address (IP = Internet Protocol) misalnya 127.205.12.34. Untuk mempermudah dan memperjelasnya maka digunakanlah domain, karena daripada mengingat deretan angka akan lebih mudah mengingat alamat situs bukan? Misalnya http://facebook.com atau http://trik-online.com.
Domain terdiri dari beberapa level:
1. TLD (Top Level Domain) adalah deretan kata yang mengikuti nama domain. Contohnya seperti ini:
- .com = situs yang bersifat komersial
- .edu = situs pendidikan
- .gov = situs pemerintah
- .net = situs dari organisasi yang bergerak di bidang jaringan
- .org = situs organisasi nonkomersil
- .info = situs bagi para penyedia informasi
- .store = situs bisnis yang khusus menawarkan barang
- .arts = situs aktivitas budaya dan hiburan
- .nom = situs individual
- .biz = situs bisnis
- .aero = situs khusus untuk industri transportasi udara
- .pro = situs bagi profesional seperti akuntan, pengaracara, dokter, dan profesi lainnya.
- .mil = situs militer
Ada juga yang disebut dengan ccTLD (Country Code Top Level Domain) yaitu TLD lokal untuk negara tertentu, misalnya .uk (Inggris), .my (Malaysia), dan .id (Indonesia). Di samping itu, setiap negara mempunyai subdomain sendiri pula. Untuk indonesia misalnya, co.id, web.id, go.id, ac.id, dan lain-lain.
2. SLD (Second Level Domain) adalah nama domain yang biasanya kita daftarkan. Kita ambil contoh trik-online.com. Jadi trik-online adalah SLD dan .com adalah TLD
3. Third Level Domain atau subdomain adalah nama yang diikuti oleh SLD. Kita ambil contoh untuk situs trik-online.com. Saya bisa menambahkan nama lain sebelum trik-online, misalkan super.trik-online.com (belum saya buat tapinya
)
Tidak semua TLD bisa digunakan sembarangan. Misalnya .co.id, .mil, .gov, .ac.id. Untuk dapat menggunakannya kita memerlukan izin khusus dan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Sedangkan untuk TLD yang lain seperti .com, .net, .org, dan lainnya, bisa kita buat dengan membelinya di pelayanan pembuat domain. Biasanya kita dikenakan biaya per tahun setiap domain yang kita beli. Contohnya untuk domain .com, rata-rata kita harus membayar sekitar Rp 80.000 – Rp 150.000 setiap tahunnya. Harganya bisa lebih atau kurang tergantung kebijaksanaan si penyedia jasa. Namun standar untuk .com sekitar Rp 100.000, lebih dari itu termasuk mahal, dan kurang dari itu termasuk murah.
Sip, udah mulai ada pencerahan mengenai domain kan? Untuk mengetahui lebih dalam mengenai domain, ikuti terus blog ini karena di 2 postingan selanjutnya saya akan membeberkan tips untuk pembuatan domain bagi pemula. Yang pertama saya akan memberi tips dalam pemberian nama domain dan yang kedua saya akan memberi tahu bagaimana cara memiliki domain sendiri, baik gratisan maupun berbayar. Jadi jangan sampai ketinggalan!



