Sumber trik-tips-info dunia internet!
Posts tagged tips
Apakah Perbedaan antara www dan non-www?
May 28th
Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
- Masuk ke http://www.google.com/webmasters/tools, bila belum login akun Google, nanti kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu
- Daftarkan kedua situs kamu dengan cara memlih Add a site…, lalu tulis alamat situs kamu. Contohnya www.trik-online.com dan trik-online.com
- Verify kedua situs kamu. Saya sendiri melakukannya dengan meng-copy kode meta tag yang diberikan dan mem-paste-kannya di script situs saya di antara tag <head> dan </head> (hal ini cukup dilakukan sekali saja, toh mau pakai www ataupun tidak, script situs kita cuma satu itu saja). Bila sudah, klik Verify
- Pilih salah satu domain kamu dan kamu akan masuk ke dalam Dashboard. Di sini, klik Site Configuration, lalu Settings
- Di segmen Preferred domain, pilih sesuai keinginan kamu, apakah kamu ingin situs kamu dikenal dengan awalan www atau non-www. Dalam hal ini saya memilih ‘Display URLs as trik-online.com’ sehingga situs saya akan dikenal sebagai trik-online.com, tanpa awalan www.
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!
Sadarkah kamu kalau kita ingin mengunjungi suatu situs, kita terkadang menuliskan situs tersebut dengan awalan www tapi terkadang kita menulisnya tanpa awalan www? Misalnya kamu ingin mengunjungi blog saya ini. Sebagian mungkin menuliskannya di address bar sebagai : www.trik-online.com dan sebagian lagi hanya menulisnya trik-online.com.
Nah yang jadi pertanyaan, adakah perbedaannya?
Ternyata jawabannya ADA!
Begini, pada kenyataannya pihak Google sendiri membedakan antara www dan non-www. Sehingga bukan mustahil bila PageRank suatu situs, katakanlah www.domainsaya.com bisa berbeda dengan domainsaya.com. Jadi cukup bahaya bagi kita yang ingin meningkatkan popularitas situs kita dan ternyata tanpa sadar kita membagi popularitas situs kita menjadi dua, satu dengan www, satu lagi tanpa www sehingga tidak akan maksimal.
Apakah ada solusinya?
Untungnya jawabannya juga ADA!
Kita dapat memberitahu Google bahwa kedua domain itu adalah sama, untuk itu kamu perlu sebuah akun Google untuk melakukannya. Maaf agak out of topic, tapi saya merekomendasikan untuk para pembaca agar mempunyai akun di Google. Sebagian besar mengira akun Google hanya dapat dipakai sebagai layanan email, atau kita sering mendengarnya sebagai Gmail. Padahal Google menyediakan banyak fasilitas yang hanya bisa dipakai bila kita memiliki akun ini. Contoh selain Gmail adalah layanan blogger.com, adsense, dan webmasters tools yang akan saya singgung sedikit sekarang.
Kembali ke topik utama, untuk memberitahu Google bahwa kedua domain tersebut adalah sama, caranya sebagai berikut:
1. Masuk ke http://www.google.com/webmasters/tools, bila belum login akun Google, nanti kamu akan diminta untuk login terlebih dahulu
2. Daftarkan kedua situs kamu dengan cara memlih Add a site…, lalu tulis alamat situs kamu. Contohnya www.trik-online.com dan trik-online.com
3. Verify kedua situs kamu. Saya sendiri melakukannya dengan meng-copy kode meta tag yang diberikan dan mem-paste-kannya di script situs saya di antara tag <head> dan </head> (hal ini cukup dilakukan sekali saja, toh mau pakai www ataupun tidak, script situs kita cuma satu itu saja). Bila sudah, klik Verify
4. Pilih salah satu domain kamu dan kamu akan masuk ke dalam Dashboard. Di sini, klik Site Configuration, lalu Settings
5. Di segmen Preferred domain, pilih sesuai keinginan kamu, apakah kamu ingin situs kamu dikenal dengan awalan www atau non-www. Dalah hal ini saya memilih ‘Display URLs as trik-online.com’ sehingga situs saya akan dikenal sebagai trik-online.com, tanpa awalan www.
Sekarang coba akses situs kamu dengan awalan www dan tanpa awalan www, bila kedua kedua halaman yang ditampilkan sudah sama, berarti kamu sudah berhasil. Sebagai contoh, coba ketikkan di address bar kamu www.trik-online.com. Apa yang terjadi? Ternyata secara otomatis akan berubah menjadi trik-online.com
Sip, sekarang kamu punya situs yang lebih terfokus, tergantung pilihan kamu, dengan www atau tanpa www. Saya sendiri menggunakan yang tanpa www. Dan selama ini setiap saya mendaftarkan situs saya di manapun, saya selalu menuliskannya sebagai http://trik-online.com
Menurut beberapa referensi, hal ini jangan diremehkan. Bila kita membiarkan situs kita terbagi menjadi 2, dengan www dan tanpa www, bisa-bisa berakibat fatal terhadap rank situs kita. Yah, jadi lebih aman bila kita memfokuskan pada salah satunya saja.
Oke, semoga tips di atas cukup membantu!
Incoming search terms for the article:
Tips Bagaimana Cara Memilih Jasa Hostingan yang Baik
Jan 29th
Dalam memilih jasa hostingan, ada baiknya bila kita tidak memilih secara sembarangan. Karena kalau kita salah memilih, uang kita atau mungkin hasil jerih payah kita untuk membuat situs kita menjadi yang terbaik pun dapat pupus di tengah jalan
Nah, berikut ini adalah tips-tips yang dapat saya berikan dalam memilih jasa hostingan, silakan disimak!
1. Pilihlah hostingan yang berbayar
Khusus untuk kamu yang serius ingin membuat sebuah situs atau blog yang akan digunakan untuk hal-hal yang penting, saya sarankan lebih baik gunakan hostingan yang berbayar karena fasilitas yang kita dapat dari hosting berbayar akan lebih lengkap dan pelayanannya pun akan lebih baik (bila kamu memilih jasa hostingan yang tepat)
2. Pilihlah situs yang terpercaya
Ada sangat banyak sekali situs yang menawarkan jasa hostingan kepada kita. Tapi jangan salah, di antara sekian banyak penjual jasa tersebut, ada sangat banyak yang pelayanannya kurang atau tidak memuaskan. Misalnya, baru beberapa minggu atau beberapa bulan kita sewa, tiba-tiba hostingannya putus sehingga situs kita tidak dapat diakses. Selain itu si penjual jasanya sangat sulit dihubungi dan tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut sehingga ujung-ujungnya situs kita hilang dan uang kita pun melayang percuma. Untuk mencegah hal tersebut, kita harus meneliti dahulu di mana kita dapat menyewa hostingan yang dapat dipercaya.
3. Jangan termakan rayuan dengan harga yang murah
Saya pernah menemukan penjual jasa hostingan yang harganya sangat murah sampai saya sempat berpikir dalam hati “Oke, saya akan menyewa di sini”. Untung sebelum saya benar-benar membulatkan hati untuk menyewa di situs itu, saya mengecek pendapat orang-orang dengan cara search di google. Saya menemukan banyak keluhan dari para pengguna jasanya yang berakhir dengan penyesalan. Itu tidak hanya terjadi pada satu situs. Banyak harga hostingan yang murah namun pelayanannya parah.
4. Pilihlah paket yang sesuai dengan kebutuhan
Bila kita baru memulai untuk membuat blog, kita tidak perlu menyewa hostingan dengan space yang terlalu besar yang perlu bayar mahal. Pilihlah hostingan yang cukup-cukup saja. Misalkan seperti saya yang masih pemula dan baru pertama kali membuat blog berbayar, saya tidak perlu menyewa hostingan yang spacenya sampai 1GB kan. Yang saya beli hanya 100 MB (dan itupun masih baru terpakai 20 MB lebih sedikit
).
5. Pilihlah lokasi server sesuai target pengunjung
Dalam menyewa hostingan, kita dapat memilih antara Web Hosting IIX, USA, atau SG (tidak semua penjual jasa hostingan memiliki ketiga hal ini). Web Hosting IIX (Indonesia Internet Exchange) lebih cocok digunakan untuk website yang sasaran pengunjungnya adalah orang Indonesia. Hal ini dikarenakan dalam Web Hosting IIX, komputer server yang digunakan ada di Indonesia sehingga website tersebut akan lebih cepat diakses dari dalam Indonesia. Web Hosting SG memiliki server di Singapura, lebih cocok digunakan untuk pengunjung yang berasal dari Asia Tenggara dan Australia. Web Hosting USA akan lebih cocok digunakan untuk website yang sasaran pengunjungnya adalah seluruh dunia karena komputer servernya berada di Amerika. Jadi jika memang diminta untuk memilih, pilihlah sesuai kebutuhan.
Sip, itulah tips-tips yang dapat saya berikan, kalau ada yang ngga setuju, ada tambahan tips, atau yang lainnya, silakan memberi komentar di bawah ya! Mari kita saling berbagi ilmu
Incoming search terms for the article:
Tips Memberi dan Memilih Nama Domain yang Baik
Jan 11th
Dalam memberi nama domain alangkah baiknya bila dipikirkan masak-masak terlebih dahulu. Kesalahan memberi nama domain dapat memberikan penyesalan di masa depan layaknya memberi nama seorang bayi
Nah, ini adalah beberapa tips pemberian nama domain yang baik:
1. Utamakan memilih domain dengan TLD .com
.com adalah yang paling populer di dunia sehingga menjadi pilihan yang paling utama. Tapi kalau udah diambil orang lain, kamu bisa memilih .net atau .org sebagai alternatif. Tiga TLD yang telah disebutkan tadi merupakan yang paling populer digunakan, namun tetap .com yang paling utama. Harga ketiga TLD itu pun rata-rata sama aja.
2. Pilihlah nama yang mewakili tema situs kita, nama perusahaan, atau produk
Seperti blog saya ini trik-online.com. Nama domainnya masih berhubungan dengan isinya, yaitu trik di dunia online atau internet. Yah, setidaknya masih ada hubungannya
Jangan sampai nama domainnya dunia-anak.com tapi isinya mengenai politik, kan jadi aneh.. Bisa juga menggunakan nama perusahaan kamu, misalnya perusahaanmu PT. Madjoe Moendower, kamu bisa menggunakan domain majdoemondower.com. Atau kamu punya produk Sabun Colok, gunakan sabuncolok.com.
Yah, intinya seperti itu.
3. Hindari penggunaan nama kamu sendiri (kecuali kalau namamu terkenal)
Coba aja bayangin, kalau nama saya dijadikan domain, jadinya senotertiyantono.com, pasti sangat sedikit yang tahu dan mencari kata itu melalui search engine -_-‘ Tapi kalau nama kamu terkenal boleh-boleh aja sih. Misalkan michaeljackson.com, mungkin masih banyak yang mencarinya. Tapi saran saya sih, utamakan menggunakan nama domain yang mewakili tema situs kita.
4. Beri nama yang mudah dibaca, diingat, dan diucapkan
Kadang-kadang kita harus memberitahu nama domain kita ke orang lain melalui ucapan atau verbal. Kalau nama domain kita berisi kata yang ambigu akan susah dibaca, diingat, dan didengar sehingga bisa-bisa orang enggan masuk karena malas menulis alamatnya atau sebenarnya ingin masuk tapi lupa nama domainnya
5. Jangan terlalu panjang
Usahakan maksimal 3 kata. Jika terpaksa lebih, kita bisa menggunakan singkatan. Namun, dalam menggunakan singkatan juga harus hati-hati karena biasanya singkatan susah diucapkan dan diingat.
6. Gunakan tanda hubung ( – )
Kita bisa menggunakan tanda hubung dalam penamaan domain kita. Jadi kalau kamu ingin memberi nama domain iloveu.com, tapi ternyata sudah terpakai orang lain, maka i-love-u.com bisa menjadi alternatif yang baik.
7. Gunakan kata yang bersinonim
Kita pakai contoh yang tadi, misalkan iloveu.com dan i-love-u.com sudah terpakai, kita bisa menggunakan sinonimnya, misalnya iloveyou.com atau i-love-you.com.
Yup, itulah tips pemberian nama domain dari saya. Kalau dari para pembaca ada yang tidak setuju atau ada yang punya tips lain, di-share aja di komentar ya, kita diskusiin bareng-bareng
Di postingan selanjutnya saya akan menjelaskan apa itu hosting. Jadi jangan sampai ngga baca ya
Incoming search terms for the article:
Trik Online Baru Diluncurkan!
Dec 30th
Alhamdulillah, blog pertama saya yang menggunakan domain dan hosting berbayar pun akhirnya berhasil diluncurkan! Suatu kepuasan tersendiri bagi saya untuk mencapai hal ini yang mungkin bagi sebagian orang sama sekali bukanlah sesuatu yang luar biasa.
Blog yang saya beri nama Trik Online ini akan saya isi dengan postingan-postingan yang berisi seputar trik, tips, dan informasi yang berhubungan dengan internet atau dunia maya, seperti blogging, bisnis online, rekomendasi situs, berbagai fasilitas yang bisa didapat di dunia maya, dan lain-lain.
Di blog ini, saya membuat beberapa menu seperti yang dapat kita lihat di atas halaman ini.
- Home berisi postingan yang insya Allah akan terus saya update secara berkala
- Kamus Istilah berisi berbagai macam istilah yang sering kita temui di dunia internet beserta penjelasan singkat tentang arti istilah tersebut sehingga bila kita menemui istilah-istilah asing baik di blog ini maupun di situs lain yang tidak dimengerti, fitur ini saya harap dapat cukup membantu
- About Me berisi tentang jati diri penulis, jadi dengan masuk ke halaman ini kamu bisa mengenal saya lebih jauh dan mengetahui bagaimana cara menghubungi saya
Saya berencana untuk menambah menu lagi di kemudian hari dalam rangka untuk mengembangkan blog ini ke arah yang lebih baik.
Nah untuk permulaan, beberapa postingan pertama akan berisikan tentang seputar blog dan pengalaman saya dalam pembuatan blog ini mulai dari nol sampai akhirnya diluncurkan dan setelah itu baru akan saya buat postingan yang berisikan trik, tips, dan informasi tentang dunia internet. Saya berharap pengalaman saya dapat menjadi pembelajaran untuk para pembaca yang juga ingin membuat situs atau blog sendiri.
Sekian dulu postingan pertama ini, saya sangat mengharapkan dukungan, kritik, dan saran yang membangun dari para pembaca mengenai blog ini. Dan dengan ini, http://trik-online.com resmi saya buka!











